INDOSNAP – Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani dan keberlanjutan lingkungan. Mahasiswa KKN Untag Banyuwangi mengadakan “SOSIALISASI PRODUKTIFITAS PERTANIAN LOKAL DESA SEGOBANG DAN PEMBUATAN PUPUK PGPR”, pada Jum’at,12/7. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua dan anggota kelompok tani di Dusun Srampon , Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi.
Yohanes Mifta Gadi Gaa selaku Kordinator Kegiatan, membuka kegiatan dan menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini akan bermanfaat bagi kelompok tani dusun srampon ,Kegiatan ini dapat memberikan ilmu sekaligus penerapan secara langsung dalam segi pertanian modern,pembuatan pupuk organic, manajemen lahan dan cara pengendalian hama dan penyakit.
Pada kegiatan ini Mbak Iqom selaku Pemateri dari dinas pertanian menjelaskan mengenai Teknik dan tahapan dalam pertanian modern,pembuatan pupuk organic,manajemen lahan, dan pengendalian hama dan penyakit.
Petani juga diperkenalkan dengan Plant Growth Promoting Rhizobaacteri ( PGPR ) yang merupakan kelompok bakteri menguntungkan yang mengkolonisasi rizosfir ( Lapisan tanah tipis antara 1-2 mm disekitar zona perakaran.
Dalam Kegiatan ini tentunya untuk penerapan secara langsung pembuatan pupuk organic cair, dibawah bimbingan Dinas Pertanian, pupuk organic sangat bermanfaat bagi peningkatan produktifitas pertanian baik kualitas maupun kuantitas, mencemari lingkungan dan meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan.
Selain itu, cara pembuatan pupuk organic cair PGPR juga sangat mudah dan memanfaatkan bahan-bahan alami , bahan yang digunakan berupa, Air,Akar Rumput,Micin,Terasi,Bekatul,Gula Pasir,Bekatul . sedangkan alat-alat yang digunakan adalah panci,kompor,kayu pengaduk,plastic dan karet ban.
Tidak seperti pupuk kimia,penggunaan pupuk organic dalam jangka Panjang dapat meningkatkan produktivitas lahan dan mencegah degradasi lahan, kelebihan pupuk organic sendik dapat memperbaiki dan menyuburkan lahan tanah. ***






