BerandaPemerintahanBelum Tentukan Sikap, Fraksi Golkar DPRD Banyuwangi Kaji Wacana Divestasi Saham Pemkab...

Belum Tentukan Sikap, Fraksi Golkar DPRD Banyuwangi Kaji Wacana Divestasi Saham Pemkab Banyuwangi di Perusahaan Tambang Emas untuk DAD

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Fraksi Golkar DPRD Banyuwangi secara aktif terus melakukan pendalaman terhadap Kebijakan Umum Anggaran , Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.

Salah satu yang menjadi kajian mendalam fraksi Golkar yaitu wacana divestasi saham Pemkab Banyuwangi di Perusahaan tambang emas PT Merdeka Copper Gold tbk yang masuk dalam proyeksi penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp. 2,5 triliun ,yang rencananya digunakan untuk pembentukan Dana Abadi Daerah.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Banyuwangi, H.Muhammad Zainul Arifin mengatakan bahwa fraksinya belum menentukan sikap atau keputusan terhadap wacana penjualan saham Pemkab Banyuwangi di Perusahaan tambang emas yang masuk dalam KUA-PPAS APBD Banyuwangi tahun 2027.

“ Sikap Fraksi Golkar masih menunggu dan saat ini kita masih melakukan kajian mendalam terhadap rencana penjualan saham Banyuwangi di perusahaan tambang emas yang nantinya akan dijadikan Dana Abadi Daerah, karena semua ini ujung-ujungnya untuk kepentingan Masyarakat , “ ucap M.Zainul Arifin saat dikonfirmasi, Rabu (05/08/2026).

BACA JUGA:  Dandim 0825 Banyuwangi Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Permudah Akses Warga di Dua Desa

Menurut Dia, fraksi Golkar tidak grusa grusu dalam menentukan sikap atau keputusan terhadap wacana divestasi saham itu. Pihaknya masih terus melakukan kajian secara komprehensif dari sisi yuridis, keuangan public dan tata Kelola asset daerah agar tidak menimbulkan kerugian dari sisi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun dampak hukum.

“ Kita ini rasional saja, kalau menolak divestasi dasarnya harus jelas, jikapun setuju terhadap divestasi dasar hukum dan kemampuan fiskal daerah dan manfaat bagi public juga harus jelas dan kajiannya harus tuntas dulu , “ ungkapnya.

Pembentukan Dana Abadi Daerah butuh kehati-hatian tinggi karena sumber dananya di rencanakan dari hasil penjualan saham Pemkab Banyuwangi di Perusahaan tambang emas yang merupakan asset public bernilai strategis.

“ Misalkan nantinya sumber DAD dari penjualan saham, apakah dijual keseluruhan atau Sebagian, jikapun tidak menjual saham apa yang akan didapat Banyuwangi semua itu harus dikaji, to kemarin kita juga mendapatkan deviden atas Keputusan RUPS PT Merdeka Copper Gold untuk membagikan deviden tutup buku tahun 2025  , “ ucap politisi Partai Golkar asal Kecamatan Pesanggaran ini.

BACA JUGA:  Sempat Dipertanyakan, RDP Komisi II DPRD Banyuwangi Pastikan BAV Lembaga Keuangan Berizin Resmi

Selain terkait wacana divestasi, rapat fraksi Golkar juga memberikan perintah kepada anggotanya yang duduk di Badan anggaran untuk menelaah seluruh komponen yang tercantum dalam KUA-PPAS Tahun 2027.

Fraksi Golkar meminta alokasi anggaran lebih diarahkan pada program prioritas yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan, dengan tetap menjaga proporsi belanja aparatur agar ruang fiskal untuk pembangunan dan pelayanan publik semakin luas.

“Setiap rupiah anggaran harus memberikan manfaat nyata, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” tegasnya.(ydi)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini