BerandaPemerintahanRevitalisasi Pasar Rogojampi Tuntas, Pedagang Gelar Kenduri Ungkap Rasaya Syukur

Revitalisasi Pasar Rogojampi Tuntas, Pedagang Gelar Kenduri Ungkap Rasaya Syukur

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Pedagang menggelar kenduri sebagai bentuk rasa syukur atas tuntasnya revitalisasi pasar Rogojampi. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turut hadir dalam kenduri yang sekaligus menandai beroperasinya kembali kios dan lapak baru pasar.

Puluhan pedagang berdoa bersama dengan harapan bangunan baru Pasar Rogojampi membawa rejeki, kelancaran dan peningkatan usaha mereka.

“Alhamdulillah, pembangunannya selesai. Insya Allah besok kita akan menempati kembali lapak yang baru saja direnov dan kami bersiap berjualan lagi. Malam ini kita akan mulai mengangkuti barang dagangan ke lapak baru,” kata salah satu pedagang, Saroh.

Revitalisasi pasar Rogojampi dilakukan Kementerian Perdagangan dengan anggaran sebesar Rp2,5 miliar. Revitalisasi ini menyasar ratusan lapak pedagang di sisi timur pasar. Selain perbaikan bangunan kios dan los, juga dilakukan penambahan fasilitas toilet, musala, serta penataan ulang pedagang agar lebih rapi.

BACA JUGA:  Dikelola Secara Modern, Peternakan di Banyuwangi Mampu Produksi Susu Sapi Segar 32 Ton/Hari

Selama proses pembangunan pasar, para pedagang berjualan di lokasi yang tidak jauh dari lokasi awal.

Bupati Ipuk bersyukur pelaksanaan revitalisasi pasar Rogojampi berjalan lancar sesuai target. Bagi Ipuk, revitalisasi pasar sangat penting dalam upaya menumbuhkan dan memaksimalkan perekonomian daerah.

“Dengan bangunan yang semakin bersih dan rapi, semoga pengunjung semakin banyak karena nyaman selama berbelanja di pasar. Kalau pengunjung banyak, tentunya pedagang yang senang,” katanya.

Ipuk meminta pedagang menjaga kebersihan dan kerapian pasar. Ipuk juga meminta pedagang mulai memanfaatkan teknologi dalam aktivitas jual beli. Baik saat mempromosikan dagangan maupun dalam transaksinya. Untuk transaksi pedagang diimbau memanfaatkan QRIS.

“Karena sekarang banyak orang bertransaksi non tunai, karena memang lebih mudah. Apalagi pengunjung dari luar kota, pastinya senang kalau pedagang di sini menerima pembayaran non tunai, sangat membantu sekali. Tidak perlu bingung uang kembalian,” terangnya.

BACA JUGA:  Kapolresta Banyuwangi Pimpin Serah Terima Jabatan Kabag, Kasat dan Kapolsek Jajaran

Ipuk juga meminta para pedagang guyub dan rukun untuk memajukan usaha mereka. “Bangun kekompakan dan keguyuban antar pedagang. Gunakan lapaknya sesuai pembagian dari dinas terkait, karena ini sudah kita tata semua,” tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop UMP) Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menjelaskan, total lapak yang telah direvitalisasi sebanyak 101 bidang. “Sisi timur dulu yang kita revitalisasi, dengan rincian 51 toko dan 50 los,” kata Nanin.

Untuk penataan pasar akan dibagi sesuai zonasi. Yakni areal sayur, daging, dan pertokoan. “Kami sudah lakukan pengundian nomor untuk ploting lapaknya,” pungkasnya. (hms)

 

- Advertisement -spot_img
spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Pedagang menggelar kenduri sebagai bentuk rasa syukur atas tuntasnya revitalisasi pasar Rogojampi. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turut hadir dalam kenduri yang sekaligus menandai beroperasinya kembali kios dan lapak baru pasar.

Puluhan pedagang berdoa bersama dengan harapan bangunan baru Pasar Rogojampi membawa rejeki, kelancaran dan peningkatan usaha mereka.

“Alhamdulillah, pembangunannya selesai. Insya Allah besok kita akan menempati kembali lapak yang baru saja direnov dan kami bersiap berjualan lagi. Malam ini kita akan mulai mengangkuti barang dagangan ke lapak baru,” kata salah satu pedagang, Saroh.

Revitalisasi pasar Rogojampi dilakukan Kementerian Perdagangan dengan anggaran sebesar Rp2,5 miliar. Revitalisasi ini menyasar ratusan lapak pedagang di sisi timur pasar. Selain perbaikan bangunan kios dan los, juga dilakukan penambahan fasilitas toilet, musala, serta penataan ulang pedagang agar lebih rapi.

BACA JUGA:  Besok Kelulusan Siswa SMA/SMK Sederajat Diumumkan, Kacabdin Pendidikan Jatim di Banyuwangi Larang Siswa Gelar Konvoi

Selama proses pembangunan pasar, para pedagang berjualan di lokasi yang tidak jauh dari lokasi awal.

Bupati Ipuk bersyukur pelaksanaan revitalisasi pasar Rogojampi berjalan lancar sesuai target. Bagi Ipuk, revitalisasi pasar sangat penting dalam upaya menumbuhkan dan memaksimalkan perekonomian daerah.

“Dengan bangunan yang semakin bersih dan rapi, semoga pengunjung semakin banyak karena nyaman selama berbelanja di pasar. Kalau pengunjung banyak, tentunya pedagang yang senang,” katanya.

Ipuk meminta pedagang menjaga kebersihan dan kerapian pasar. Ipuk juga meminta pedagang mulai memanfaatkan teknologi dalam aktivitas jual beli. Baik saat mempromosikan dagangan maupun dalam transaksinya. Untuk transaksi pedagang diimbau memanfaatkan QRIS.

“Karena sekarang banyak orang bertransaksi non tunai, karena memang lebih mudah. Apalagi pengunjung dari luar kota, pastinya senang kalau pedagang di sini menerima pembayaran non tunai, sangat membantu sekali. Tidak perlu bingung uang kembalian,” terangnya.

BACA JUGA:  Berikan Rasa Aman dan Nyaman dijalan, Polresta Banyuwangi gencarkan Commander Wish Pagi

Ipuk juga meminta para pedagang guyub dan rukun untuk memajukan usaha mereka. “Bangun kekompakan dan keguyuban antar pedagang. Gunakan lapaknya sesuai pembagian dari dinas terkait, karena ini sudah kita tata semua,” tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop UMP) Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menjelaskan, total lapak yang telah direvitalisasi sebanyak 101 bidang. “Sisi timur dulu yang kita revitalisasi, dengan rincian 51 toko dan 50 los,” kata Nanin.

Untuk penataan pasar akan dibagi sesuai zonasi. Yakni areal sayur, daging, dan pertokoan. “Kami sudah lakukan pengundian nomor untuk ploting lapaknya,” pungkasnya. (hms)

 

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Pedagang menggelar kenduri sebagai bentuk rasa syukur atas tuntasnya revitalisasi pasar Rogojampi. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turut hadir dalam kenduri yang sekaligus menandai beroperasinya kembali kios dan lapak baru pasar.

Puluhan pedagang berdoa bersama dengan harapan bangunan baru Pasar Rogojampi membawa rejeki, kelancaran dan peningkatan usaha mereka.

“Alhamdulillah, pembangunannya selesai. Insya Allah besok kita akan menempati kembali lapak yang baru saja direnov dan kami bersiap berjualan lagi. Malam ini kita akan mulai mengangkuti barang dagangan ke lapak baru,” kata salah satu pedagang, Saroh.

Revitalisasi pasar Rogojampi dilakukan Kementerian Perdagangan dengan anggaran sebesar Rp2,5 miliar. Revitalisasi ini menyasar ratusan lapak pedagang di sisi timur pasar. Selain perbaikan bangunan kios dan los, juga dilakukan penambahan fasilitas toilet, musala, serta penataan ulang pedagang agar lebih rapi.

BACA JUGA:  Mobil Konsumsi Tabrak Peserta Karnaval di Banyuwangi, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Selama proses pembangunan pasar, para pedagang berjualan di lokasi yang tidak jauh dari lokasi awal.

Bupati Ipuk bersyukur pelaksanaan revitalisasi pasar Rogojampi berjalan lancar sesuai target. Bagi Ipuk, revitalisasi pasar sangat penting dalam upaya menumbuhkan dan memaksimalkan perekonomian daerah.

“Dengan bangunan yang semakin bersih dan rapi, semoga pengunjung semakin banyak karena nyaman selama berbelanja di pasar. Kalau pengunjung banyak, tentunya pedagang yang senang,” katanya.

Ipuk meminta pedagang menjaga kebersihan dan kerapian pasar. Ipuk juga meminta pedagang mulai memanfaatkan teknologi dalam aktivitas jual beli. Baik saat mempromosikan dagangan maupun dalam transaksinya. Untuk transaksi pedagang diimbau memanfaatkan QRIS.

“Karena sekarang banyak orang bertransaksi non tunai, karena memang lebih mudah. Apalagi pengunjung dari luar kota, pastinya senang kalau pedagang di sini menerima pembayaran non tunai, sangat membantu sekali. Tidak perlu bingung uang kembalian,” terangnya.

BACA JUGA:  Rapat Paripurna Internal Sepakati AKD DPRD Banyuwangi 2024-2029, Berikut Komposisinya

Ipuk juga meminta para pedagang guyub dan rukun untuk memajukan usaha mereka. “Bangun kekompakan dan keguyuban antar pedagang. Gunakan lapaknya sesuai pembagian dari dinas terkait, karena ini sudah kita tata semua,” tegasnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop UMP) Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menjelaskan, total lapak yang telah direvitalisasi sebanyak 101 bidang. “Sisi timur dulu yang kita revitalisasi, dengan rincian 51 toko dan 50 los,” kata Nanin.

Untuk penataan pasar akan dibagi sesuai zonasi. Yakni areal sayur, daging, dan pertokoan. “Kami sudah lakukan pengundian nomor untuk ploting lapaknya,” pungkasnya. (hms)

 

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini