BerandaPemerintahanJalur Gumitir Dibuka 4 September, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliono Lega, Akses...

Jalur Gumitir Dibuka 4 September, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliono Lega, Akses Ekonomi Lancar kembali

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliyono, menyambut lega pembukaan kembali jalur Gumitir pada 4 September 2025, setelah sempat ditutup lebih dari sebulan sejak 24 Juli lalu.

Ruliyono menilai dibukanya jalur nasional tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat, mengingat jalur Gumitir merupakan urat nadi penghubung utama antara Banyuwangi dan Jember.

Menurutnya, selama jalur Gumitir ditutup, banyak warga dan pelaku usaha kesulitan. Arus distribusi barang menjadi lebih lama, termasuk biaya logistik meningkat cukup drastis.

Sebelumnya, Ruliyono telah berkoordinasi langsung dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali di Surabaya pada Senin, 25 Agustus 2025 lalu.

Dalam kesempatan itu, ia mendorong agar jalur Gumitir bisa segera dibuka kembali. Menurutnya, percepatan pembukaan sangat dibutuhkan demi mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

“Jalur Gumitir bukan hanya penting bagi Banyuwangi dan Jember, tapi juga menjadi salah satu akses vital Jawa Timur dengan Bali,” ujar politisi Partai Golkar tersebut, Selasa (2/9/2025).

BACA JUGA:  Pemkab Banyuwangi Sosialisasi PP tentang Kemudahan Perizinan Berusaha

Ruliyono menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, BBPJN, serta semua pihak yang bekerja keras sehingga jalur strategis ini akhirnya bisa dibuka lebih cepat.

Ia menambahkan, langkah percepatan ini merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama di bidang transportasi, perdagangan, dan layanan publik antarwilayah.

Namun, Ruliyono juga mengingatkan bahwa pembukaan jalur Gumitir masih bersifat fungsional. Karena itu, pengendara diminta tetap waspada dan mematuhi arahan petugas.

“Kita semua harus tetap berhati-hati. Pekerjaan konstruksi memang belum sepenuhnya selesai, jadi disiplin berlalu lintas menjadi kunci keselamatan bersama,” kata Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi ini.

Kepala BBPJN Jatim-Bali Javid Hurriyanto menerangkan, pembukaan jalur Gumitir di tanggal 4 September mulai pukul 00.00 WIB masih fungsional. Artinya, pekerjaan belum sepenuhnya selesai.

“Teman-teman kami masih bekerja di lapangan menyelesaikan konstruksi. Karena pekerjaan akan diselesaikan sesuai kontak hingga 31 Desember 2025,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Perkuat Peran Kader, Banyuwangi Gelar Festival Posyandu Kreatif

Javid menyebut, awalnya proyek ini dijadwalkan selesai pada 24 September. Namun kerja cepat dari tim pelaksana di lapangan akhirnya memungkinkan jalur ini bisa dilalui lebih awal.

Sehingga penanganan longsoran pada badan jalan di KM 233+500 dan KM 235+650 dapat dilalui kendaraan. Kendati demikian, masih terdapat pekerjaan minor yang memerlukan penanganan lanjutan sampai dengan akhir masa kontrak.

“Untuk meningkatkan keselamatan jalan, akan dilakukan inspeksi keselamatan termasuk penerangan jalan dan perlengkapan jalan lainnya di jalur Gumitir,” sambung dia

Pekerjaan bore pile penanganan longsoran telah selesai lebih awal pada 17 Agustus, dari rencana semula pada 24 September.(ydi)

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini