BerandaDaerahJelang Idul Fitri, Transaksi Emas di Pegadaian Banyuwangi Meningkat Capai 20 Persen.

Jelang Idul Fitri, Transaksi Emas di Pegadaian Banyuwangi Meningkat Capai 20 Persen.

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Kenaikan harga emas tak menyurutkan minat masyarakat untuk berinvestasi logam mulia ini. Justru sebaliknya transaksi emas di Pegadaian melonjak menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Di Banyuwangi, daya beli masyarakat terhadap emas tercatat meningkat hingga mencapai 10-20 persen dibandingkan sebelumnya. Masyarakat menilai emas sebagai instrumen perlindungan nilai aset mereka.

Manager Bisnis Pegadaian Cabang Banyuwangi, Bagus Eka Prasetya mengatakan, bahwa pergerakan harga emas memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas di Pegadaian karena sebagian besar produk yang ditawarkan berbasis emas.

“Harga emas memang pengaruhnya sangat besar ke pegadaian, karena pegadaian ini produk utamanya memang berbasis emas,” ujarnya.

Diketahui, saat ini nilai taksiran emas di Pegadaian Banyuwangi tercatat stabil pada kisaran Rp2.600.000. Selain produk gadai emas, pegadaian juga menawarkan layanan investasi emas melalui produk cicilan emas yang kini semakin diminati masyarakat. Kenaikan harga emas yang mengikuti tren pasar global menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya minat tersebut.

BACA JUGA:  Pedagang Sapi di Banyuwangi Resah, Harga Turun Sejak Merebaknya Kembali Wabah PMK

“Selain itu kita ada produk yang namanya cicilan emas. cicilan emas ini karena memang harga emas ini naik, mengikuti harga dunia.”

Menurut Bayu, banyak masyarakat mulai melihat emas sebagai instrumen perlindungan nilai aset atau safe haven. Hal tersebut mendorong masyarakat untuk berinvestasi dalam bentuk emas.

Akibatnya, masyarakat kini semakin aktif memanfaatkan berbagai layanan investasi emas yang disediakan pegadaian.

“Jadi kebanyakan masyarakat ini tertarik untuk beli emas sebagai pelindung nilai dari harta mereka. Jadi kalau punya emas, harta mereka itu bisa aman dan bisa saja nilainya juga naik,” jelasnya.

Selain cicilan emas, produk lain yang cukup diminati adalah tabungan emas. Layanan ini memungkinkan masyarakat menabung uang yang kemudian secara otomatis dikonversikan menjadi saldo emas.

Diakui, produk tabungan emas bentuknya sama dengan tabungan di perbankan. Dalam sistem tabungan emas, nasabah tetap menyetor dalam bentuk uang, namun pada hari yang sama dana tersebut langsung dikonversi menjadi emas sesuai harga saat transaksi.

BACA JUGA:  Pemantau Ketersediaan Air Pertanian, DPU Pengairan Banyuwangi Kembangkan Aplikasi Warm System

“Sistemnya nabungnya tetap uang. Tapi di hari itu ketika nasabah nabung dikonversi dalam bentuk emas.”

Hingga saat ini, pegadaian mencatat tren pembelian emas lebih dominan dibandingkan penjualan. Hal ini dipengaruhi meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat emas sebagai instrumen investasi.

“Dari data yang kami miliki, saat ini di pegadaian lebih banyak orang membeli emas, soalnya harga emas naik otomatis informasi tentang kelebihan memiliki emas sebagai sarana untuk investasi semakin memasyarakat dan sekarang jauh lebih diminati,” tandasnya.(ydi)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini