INDOSNAP – Kenaikan harga barang secara umum di Banyuwangi tercatat melandai selama pada periode April dibandingkan Maret lalu. Hal ini tergambar dari deflasi bulanan (month to month/m-t-m) di Bumi Blambangan. Pada periode tersebut di Banyuwangi terjadi deflasi sebesar 0,28 persen.
Hal ini berdampak pada angka inflasi tahun kalender (year to date/y-to-d) di Banyuwangi. Pada periode April kali ini, inflasi tahun kelender (April 2026 dibandingkan Desember 2025) di Banyuwangi sebesar 0,82 persen. Sedangkan sebulan sebelumnya, inflasi tahun kalender (Maret 2026 disbanding Desember 2025) Banyuwangi sebesar 1,10 persen.
Sementara itu, inflasi tahunan (year on year/y-o-y) di kabupaten ujung timur Pulau Jawa pada periode April tahun ini sebesar 2,22 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi melansir, perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2026 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasar hasil pemantauan kabupaten/kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Banyuwangi, pada April 2026 terjadi inflasi y-o-y sebesar 2,22 persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 109,47 pada April 2025 menjadi 111,90 pada April 2026.
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-o-y pada April 2026 antara lain emas perhiasan, beras, daging ayam ras, telur ayam ras, jeruk, nasi dengan lauk, ikan tongkol, ikan lemuru, daging sapi, minyak goreng, tomat, tempe, angkutan udara, dan lain-lain.
Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil deflasi y-on-y pada April 2026, antara lain bawang putih, bawang merah, kelapa, kangkung, susu bubuk, cumi-cumi, sawi hijau, dan beberapa komoditas llain.
Sementara itu, komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi bulanan pada April antara lain ikan tongkol, minyak goreng, tomat, laptop/notebook, tempe, angkutan udara, beras, gula pasir, dan ikan lemuru. Sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi m-t-m antara lain emas perhiasan, daging ayam ras, cabai rawit, telur ayam ras, bahan bakar rumah tangga, kangkung, bawang merah, dan kacang panjang.
Kepala BPS Banyuwangi Abdus Salam mengatakan, pada April 2026 tingkat inflasi y-o-y Banyuwangi sebesar 2,22 persen dan tingkat inflasi y-to-d sebesar 0,82 persen. Sedangkan tingkat inflasi y-o-y April 2025 sebesar 2,38 persen dan tingkat inflasi tahunan April 2024 sebesar 3,01 persen.
“Tingkat deflasi y-to-d April 2025 sebesar 2,00 persen sedangkan tingkat inflasi y-to-d April 2024 sebesar 1,36 persen,” ujarnya melalui Berita Resmi Statistik (BRS) yang dilansir BPS Banyuwangi.(ydi)






