BerandaKesehatanKenali BPJS SATU, Siap Bantu Peserta JKN di Rumah Sakit

Kenali BPJS SATU, Siap Bantu Peserta JKN di Rumah Sakit

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak perlu bingung ketika membutuhkan informasi atau mengalami kendala saat memperoleh pelayanan di rumah sakit. Selain tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit, BPJS Kesehatan juga menghadirkan BPJS SATU (BPJS Siap Membantu) sebagai petugas yang dapat ditemui langsung di fasilitas kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Muhammad Masrur Ridwan, menjelaskan bahwa kehadiran petugas BPJS SATU merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan mendekatkan layanan kepada peserta. Petugas tersebut dapat membantu memberikan informasi serta menerima dan menindaklanjuti pengaduan peserta selama berada di rumah sakit.

“BPJS SATU hadir untuk membantu peserta mendapatkan informasi dan menyampaikan pengaduan ketika mengalami kendala dalam mengakses pelayanan JKN di rumah sakit. Peserta dapat menyampaikan kebutuhan atau kendalanya secara langsung kepada petugas sehingga dapat memperoleh penjelasan dan solusi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Masrur Jumat (20/08).

BACA JUGA:  Diduga Terlibat Praktek Judi Online, Ayah Penyanyi Cilik Banyuwangi 'Ojo Dibandingke' Diamankan Polisi

Menurutnya, peserta dapat mengenali petugas BPJS SATU yang bertugas di rumah sakit melalui identitas khusus yang dikenakan. Peserta juga tidak perlu mencari nomor kontak pribadi petugas karena informasi mengenai nomor layanan dapat diperoleh melalui loket informasi di masing-masing rumah sakit serta poster BPJS SATU yang diletakan di fasilitas kesehatan.

“Peserta tidak perlu ragu untuk bertanya. Selain petugas BPJS SATU, di rumah sakit juga terdapat Petugas Pemberi Informasi dan Pengaduan (PIPP) yang siap membantu peserta terkait informasi maupun pengaduan pelayanan. Keduanya menjadi bagian dari upaya memastikan peserta mendapatkan informasi yang jelas ketika membutuhkan pelayanan,” jelas Masrur.

Pengalaman mendapatkan bantuan tersebut dirasakan Mirna Ayu Ragil, peserta JKN asal Kecamatan Srono, Banyuwangi. Ia mengaku baru pertama kali memanfaatkan layanan BPJS SATU sejak menjadi peserta JKN pada 2019, ketika anaknya yang berusia lima tahun membutuhkan kontrol setelah mengalami patah tulang akibat terjatuh.

BACA JUGA:  Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

“Saya awalnya menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk menanyakan mekanisme antrean online karena anak saya akan menjalani kontrol rawat jalan setelah tindakan patah tulang. Padahal antrean sudah saya daftarkan jauh-jauh hari, tetapi dua hari sebelum jadwal kontrol saya mendapat informasi adanya penundaan karena antrean penuh,” cerita Mirna.

Dari komunikasi tersebut, kendala yang dialaminya kemudian ditindaklanjuti oleh petugas BPJS SATU BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi. Mirna mengatakan petugas memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dihadapinya sekaligus membantu memberikan solusi terkait perubahan jadwal kontrol.

“Saya merasa responsnya cepat dan informasinya jelas. Petugas juga sabar menjelaskan dan memberikan solusi. Tidak sampai tiga jam, masalah yang saya alami sudah mendapatkan jalan keluar,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut membuat Mirna merasa terbantu dengan keberadaan petugas BPJS SATU. Menurutnya, kehadiran petugas yang dapat memberikan informasi secara langsung membuat peserta lebih mudah memahami layanan JKN ketika menghadapi kendala.

BACA JUGA:  Angka Kasus Bunuh Diri di Banyuwangi Meningkat, Pemicunya Depresi, Terjerat Judol dan Pinjol

“Harapan saya pelayanan seperti ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan. Sistem layanan juga semoga terus diperbaiki sehingga kendala yang dialami peserta dapat dicegah sejak awal dan tidak berkembang menjadi keluhan,” pungkas Mirna. (bp/ds)

- Advertisement -spot_img
spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak perlu bingung ketika membutuhkan informasi atau mengalami kendala saat memperoleh pelayanan di rumah sakit. Selain tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit, BPJS Kesehatan juga menghadirkan BPJS SATU (BPJS Siap Membantu) sebagai petugas yang dapat ditemui langsung di fasilitas kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Muhammad Masrur Ridwan, menjelaskan bahwa kehadiran petugas BPJS SATU merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan mendekatkan layanan kepada peserta. Petugas tersebut dapat membantu memberikan informasi serta menerima dan menindaklanjuti pengaduan peserta selama berada di rumah sakit.

“BPJS SATU hadir untuk membantu peserta mendapatkan informasi dan menyampaikan pengaduan ketika mengalami kendala dalam mengakses pelayanan JKN di rumah sakit. Peserta dapat menyampaikan kebutuhan atau kendalanya secara langsung kepada petugas sehingga dapat memperoleh penjelasan dan solusi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Masrur Jumat (20/08).

BACA JUGA:  FIKKIA Unair Banyuwangi Lantik 24 Dokter Hewan, Wabup Mujiono Ajak Perkuat Keamanan Pangan

Menurutnya, peserta dapat mengenali petugas BPJS SATU yang bertugas di rumah sakit melalui identitas khusus yang dikenakan. Peserta juga tidak perlu mencari nomor kontak pribadi petugas karena informasi mengenai nomor layanan dapat diperoleh melalui loket informasi di masing-masing rumah sakit serta poster BPJS SATU yang diletakan di fasilitas kesehatan.

“Peserta tidak perlu ragu untuk bertanya. Selain petugas BPJS SATU, di rumah sakit juga terdapat Petugas Pemberi Informasi dan Pengaduan (PIPP) yang siap membantu peserta terkait informasi maupun pengaduan pelayanan. Keduanya menjadi bagian dari upaya memastikan peserta mendapatkan informasi yang jelas ketika membutuhkan pelayanan,” jelas Masrur.

Pengalaman mendapatkan bantuan tersebut dirasakan Mirna Ayu Ragil, peserta JKN asal Kecamatan Srono, Banyuwangi. Ia mengaku baru pertama kali memanfaatkan layanan BPJS SATU sejak menjadi peserta JKN pada 2019, ketika anaknya yang berusia lima tahun membutuhkan kontrol setelah mengalami patah tulang akibat terjatuh.

BACA JUGA:  Tambah Tanggungan JKN Pekerja, Begini Caranya

“Saya awalnya menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk menanyakan mekanisme antrean online karena anak saya akan menjalani kontrol rawat jalan setelah tindakan patah tulang. Padahal antrean sudah saya daftarkan jauh-jauh hari, tetapi dua hari sebelum jadwal kontrol saya mendapat informasi adanya penundaan karena antrean penuh,” cerita Mirna.

Dari komunikasi tersebut, kendala yang dialaminya kemudian ditindaklanjuti oleh petugas BPJS SATU BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi. Mirna mengatakan petugas memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dihadapinya sekaligus membantu memberikan solusi terkait perubahan jadwal kontrol.

“Saya merasa responsnya cepat dan informasinya jelas. Petugas juga sabar menjelaskan dan memberikan solusi. Tidak sampai tiga jam, masalah yang saya alami sudah mendapatkan jalan keluar,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut membuat Mirna merasa terbantu dengan keberadaan petugas BPJS SATU. Menurutnya, kehadiran petugas yang dapat memberikan informasi secara langsung membuat peserta lebih mudah memahami layanan JKN ketika menghadapi kendala.

BACA JUGA:  Moncong Mobil Panther Rusak Parah Usai Tertabrak KA Sritanjung di Perlintasan Sukorejo Lemahbang Kulon Banyuwangi

“Harapan saya pelayanan seperti ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan. Sistem layanan juga semoga terus diperbaiki sehingga kendala yang dialami peserta dapat dicegah sejak awal dan tidak berkembang menjadi keluhan,” pungkas Mirna. (bp/ds)

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak perlu bingung ketika membutuhkan informasi atau mengalami kendala saat memperoleh pelayanan di rumah sakit. Selain tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit, BPJS Kesehatan juga menghadirkan BPJS SATU (BPJS Siap Membantu) sebagai petugas yang dapat ditemui langsung di fasilitas kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Muhammad Masrur Ridwan, menjelaskan bahwa kehadiran petugas BPJS SATU merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan mendekatkan layanan kepada peserta. Petugas tersebut dapat membantu memberikan informasi serta menerima dan menindaklanjuti pengaduan peserta selama berada di rumah sakit.

“BPJS SATU hadir untuk membantu peserta mendapatkan informasi dan menyampaikan pengaduan ketika mengalami kendala dalam mengakses pelayanan JKN di rumah sakit. Peserta dapat menyampaikan kebutuhan atau kendalanya secara langsung kepada petugas sehingga dapat memperoleh penjelasan dan solusi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Masrur Jumat (20/08).

BACA JUGA:  Diduga Terlibat Praktek Judi Online, Ayah Penyanyi Cilik Banyuwangi 'Ojo Dibandingke' Diamankan Polisi

Menurutnya, peserta dapat mengenali petugas BPJS SATU yang bertugas di rumah sakit melalui identitas khusus yang dikenakan. Peserta juga tidak perlu mencari nomor kontak pribadi petugas karena informasi mengenai nomor layanan dapat diperoleh melalui loket informasi di masing-masing rumah sakit serta poster BPJS SATU yang diletakan di fasilitas kesehatan.

“Peserta tidak perlu ragu untuk bertanya. Selain petugas BPJS SATU, di rumah sakit juga terdapat Petugas Pemberi Informasi dan Pengaduan (PIPP) yang siap membantu peserta terkait informasi maupun pengaduan pelayanan. Keduanya menjadi bagian dari upaya memastikan peserta mendapatkan informasi yang jelas ketika membutuhkan pelayanan,” jelas Masrur.

Pengalaman mendapatkan bantuan tersebut dirasakan Mirna Ayu Ragil, peserta JKN asal Kecamatan Srono, Banyuwangi. Ia mengaku baru pertama kali memanfaatkan layanan BPJS SATU sejak menjadi peserta JKN pada 2019, ketika anaknya yang berusia lima tahun membutuhkan kontrol setelah mengalami patah tulang akibat terjatuh.

BACA JUGA:  Angka Kasus Bunuh Diri di Banyuwangi Meningkat, Pemicunya Depresi, Terjerat Judol dan Pinjol

“Saya awalnya menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk menanyakan mekanisme antrean online karena anak saya akan menjalani kontrol rawat jalan setelah tindakan patah tulang. Padahal antrean sudah saya daftarkan jauh-jauh hari, tetapi dua hari sebelum jadwal kontrol saya mendapat informasi adanya penundaan karena antrean penuh,” cerita Mirna.

Dari komunikasi tersebut, kendala yang dialaminya kemudian ditindaklanjuti oleh petugas BPJS SATU BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi. Mirna mengatakan petugas memberikan penjelasan mengenai kondisi yang dihadapinya sekaligus membantu memberikan solusi terkait perubahan jadwal kontrol.

“Saya merasa responsnya cepat dan informasinya jelas. Petugas juga sabar menjelaskan dan memberikan solusi. Tidak sampai tiga jam, masalah yang saya alami sudah mendapatkan jalan keluar,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut membuat Mirna merasa terbantu dengan keberadaan petugas BPJS SATU. Menurutnya, kehadiran petugas yang dapat memberikan informasi secara langsung membuat peserta lebih mudah memahami layanan JKN ketika menghadapi kendala.

BACA JUGA:  Sambut Arus Mudik , DPC PDI Perjuangan Banyuwangi kembali Dirikan Posko Pemudik Lebaran 2026 di Raya Ketapang-Situbondo

“Harapan saya pelayanan seperti ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan. Sistem layanan juga semoga terus diperbaiki sehingga kendala yang dialami peserta dapat dicegah sejak awal dan tidak berkembang menjadi keluhan,” pungkas Mirna. (bp/ds)

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini