INDOSNAP – Langkah Persewangi Banyuwangi U17 terhenti usai takluk 2-0 atas PSMP Mojokerto U17 dalam pertandingan Babak 32 Besar Piala Soeratin U17 Jawa Timur 2026, Minggu (30/8/2026) di Stadion Diponegoro.
Meski bermain di hadapan publik masyarakat Banyuwangi. Persewangi U17 tak mampu untuk menahan gelombang serangan yang digencarkan oleh PSMP.
Di babak pertama sejatinya Persewangi masih mampu untuk jual-beli serangan. Namun sejumlah peluang masih tak mampu untuk menghasilkan gol. Umpan-umpan dan skema yang dijalankan terlihat masih belum efektif. Hasil imbang 0-0 hingga turun minum.
Pelatih Kepala Alung mengatakan, “25 menit awal kita masih mampu menyerang dan membuat peluang untuk mencuri gol. Namun masih belum menciptakan gol” ucap Alung.
Memasuki babak kedua, Persewangi justru semakin kehilangan fokus. Passing dan Skema yang telah diintruksikan pelatih sangat nampak tidak berjalan. Ruang kosong dari tendangan sudut mampu di eksploitasi oleh PSMP sehingga menghasilkan gol dari luar kotak penalti. Skor 1-0 untuk PSMP.
“Kebobolan gol pertama karena kurangnya pressing dari pemain kami meski intruksi pelatih dari pinggir lapangan sudah kami sampaikan”, ujar Alung.
PSMP mampu menambah keuunggulan melalui penalti. Pressing ketat dari kapten Femas (23) dianggap pelanggaran oleh wasit. Dari penalti tersebut, PSMP mampu untuk menambah keunggulan menjadi 2-0 yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
“Kekalahan ini menjadi tanggung jawab staff kepelatihan. Dari segi mendasar seperti passing dan pressing kita kalah di babak kedua. Intruksi untuk jangan membuat kesalahan, yang terjadi justru kesalahan-kesalahan”, terang Pelatih Alung.
Dengan terhentinya langkah Persewangi U17 di Piala Soeratin musim ini. Pelatih Kepala Alung menyampaikan, “Mohon maaf atas hasil buruk di babak 32 besar. Ini kesalahan dari pelatih, meski gagal lanjut mohon tetap berikan apresiasi terhadap para pemain yang sudah berjuang di lapangan”, ucap Alung.
Alung juga menyampaikan, “Terima kasih kepada jajaran manajemen Persewangi yang telah memfasilitasi, menyiapkan, dan memberikan semua kebutuhan kepada tim Persewangi U17. Terima kasih juga kepada para pelatih SSB se-Kabupaten Banyuwangi yang telah mempercayakan para pemainnya bergabung dalam staff kepelatihan Persewangi U17”, pungkas Alung. ***






