BerandaPemerintahanPetugas Gabungan Geledah Puluhan Kamar Hunian Lapas Banyuwangi, Hasilnya Nihil Handphone dan...

Petugas Gabungan Geledah Puluhan Kamar Hunian Lapas Banyuwangi, Hasilnya Nihil Handphone dan Narkoba

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banyuwangi menggelar razia skala besar di seluruh blok hunian warga binaan pada malam hari, Selasa (22/11/2026) kemarin. Kegiatan penggeledahan mendadak ini melibatkan seratus lebih personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BNNK Banyuwangi, serta jajaran petugas Lapas.

Penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin ini menyasar lebih dari 40 kamar hunian warga binaan. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan Lapas Banyuwangi steril dari peredaran handphone, narkoba, serta barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Penggeledahan gabungan ini merupakan langkah preventif sekaligus komitmen nyata kami untuk memastikan Lapas Banyuwangi benar-benar bersih dari handphone, peredaran gelap narkoba, maupun benda-benda berbahaya lainnya,” ujar Solichin.

Aparat gabungan yang diterjunkan terdiri dari personel Kodim 0825 Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim, BNNK Banyuwangi, serta seluruh petugas Lapas. Selama kurang lebih tiga jam penyisiran di setiap sudut kamar hunian, petugas melakukan pemeriksaan fisik secara terukur dan teliti terhadap para warga binaan maupun isi kamar hunian.

BACA JUGA:  Lapas Kelas IIA Banyuwangi Berikan Remisi di Peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Wabup Mujiono Berikan Secara Simbolis.

Dari hasil razia tersebut, petugas tidak menemukan satu pun handphone maupun barang bukti narkotika. Meski demikian, tim gabungan tetap menyita sejumlah benda yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban untuk selanjutnya didata dan dimusnahkan.

“Handphone dan narkoba alhamdulillah nihil. Barang yang kami amankan merupakan barang yang disinyalir dapat mengganggu keamanan,” ungkapnya.

Selain penggeledahan fisik, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemeriksaan tes urine secara acak (sampling) terhadap sejumlah petugas dan warga binaan. Hasil uji urine menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif.

“Dari penggeledahan kurang lebih tiga jam, kita pastikan tidak ada temuan handphone maupun narkoba. Hasil tes urine acak terhadap petugas dan warga binaan juga seluruhnya negatif. Ini semakin mempertegas komitmen kita bahwa tidak ada peredaran narkoba di dalam Lapas Banyuwangi,” tegas Solichin.

BACA JUGA:  Gagalkan Modus Lempar dari Luar Tembok, Lapas Banyuwangi Sita Lebih dari 20 Paket Diduga Narkoba

Solichin menambahkan, sinergi lintas instansi dan razia rutin akan terus digencarkan secara berkala. Hal ini dilakukan demi menjaga kondusivitas, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.(ydi)

- Advertisement -spot_img
spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banyuwangi menggelar razia skala besar di seluruh blok hunian warga binaan pada malam hari, Selasa (22/11/2026) kemarin. Kegiatan penggeledahan mendadak ini melibatkan seratus lebih personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BNNK Banyuwangi, serta jajaran petugas Lapas.

Penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin ini menyasar lebih dari 40 kamar hunian warga binaan. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan Lapas Banyuwangi steril dari peredaran handphone, narkoba, serta barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Penggeledahan gabungan ini merupakan langkah preventif sekaligus komitmen nyata kami untuk memastikan Lapas Banyuwangi benar-benar bersih dari handphone, peredaran gelap narkoba, maupun benda-benda berbahaya lainnya,” ujar Solichin.

Aparat gabungan yang diterjunkan terdiri dari personel Kodim 0825 Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim, BNNK Banyuwangi, serta seluruh petugas Lapas. Selama kurang lebih tiga jam penyisiran di setiap sudut kamar hunian, petugas melakukan pemeriksaan fisik secara terukur dan teliti terhadap para warga binaan maupun isi kamar hunian.

BACA JUGA:  Lapas Kelas IIA Banyuwangi Berikan Remisi di Peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Wabup Mujiono Berikan Secara Simbolis.

Dari hasil razia tersebut, petugas tidak menemukan satu pun handphone maupun barang bukti narkotika. Meski demikian, tim gabungan tetap menyita sejumlah benda yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban untuk selanjutnya didata dan dimusnahkan.

“Handphone dan narkoba alhamdulillah nihil. Barang yang kami amankan merupakan barang yang disinyalir dapat mengganggu keamanan,” ungkapnya.

Selain penggeledahan fisik, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemeriksaan tes urine secara acak (sampling) terhadap sejumlah petugas dan warga binaan. Hasil uji urine menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif.

“Dari penggeledahan kurang lebih tiga jam, kita pastikan tidak ada temuan handphone maupun narkoba. Hasil tes urine acak terhadap petugas dan warga binaan juga seluruhnya negatif. Ini semakin mempertegas komitmen kita bahwa tidak ada peredaran narkoba di dalam Lapas Banyuwangi,” tegas Solichin.

BACA JUGA:  Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo, Banyuwangi Tingkatkan Fasilitas Kesehatan dan Bangun Rumah Sakit

Solichin menambahkan, sinergi lintas instansi dan razia rutin akan terus digencarkan secara berkala. Hal ini dilakukan demi menjaga kondusivitas, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.(ydi)

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banyuwangi menggelar razia skala besar di seluruh blok hunian warga binaan pada malam hari, Selasa (22/11/2026) kemarin. Kegiatan penggeledahan mendadak ini melibatkan seratus lebih personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BNNK Banyuwangi, serta jajaran petugas Lapas.

Penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin ini menyasar lebih dari 40 kamar hunian warga binaan. Langkah tegas ini diambil untuk memastikan Lapas Banyuwangi steril dari peredaran handphone, narkoba, serta barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Penggeledahan gabungan ini merupakan langkah preventif sekaligus komitmen nyata kami untuk memastikan Lapas Banyuwangi benar-benar bersih dari handphone, peredaran gelap narkoba, maupun benda-benda berbahaya lainnya,” ujar Solichin.

Aparat gabungan yang diterjunkan terdiri dari personel Kodim 0825 Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim, BNNK Banyuwangi, serta seluruh petugas Lapas. Selama kurang lebih tiga jam penyisiran di setiap sudut kamar hunian, petugas melakukan pemeriksaan fisik secara terukur dan teliti terhadap para warga binaan maupun isi kamar hunian.

BACA JUGA:  DPU Cipta Karya PP Banyuwangi Percantik Taman Blambangan Sebagai Integrasi Revitalisasi Pasar dan Asrama Inggrisan

Dari hasil razia tersebut, petugas tidak menemukan satu pun handphone maupun barang bukti narkotika. Meski demikian, tim gabungan tetap menyita sejumlah benda yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban untuk selanjutnya didata dan dimusnahkan.

“Handphone dan narkoba alhamdulillah nihil. Barang yang kami amankan merupakan barang yang disinyalir dapat mengganggu keamanan,” ungkapnya.

Selain penggeledahan fisik, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemeriksaan tes urine secara acak (sampling) terhadap sejumlah petugas dan warga binaan. Hasil uji urine menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif.

“Dari penggeledahan kurang lebih tiga jam, kita pastikan tidak ada temuan handphone maupun narkoba. Hasil tes urine acak terhadap petugas dan warga binaan juga seluruhnya negatif. Ini semakin mempertegas komitmen kita bahwa tidak ada peredaran narkoba di dalam Lapas Banyuwangi,” tegas Solichin.

BACA JUGA:  Hari Batik Nasional, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Berbagi Ilmu Membatik kepada Masyarakat

Solichin menambahkan, sinergi lintas instansi dan razia rutin akan terus digencarkan secara berkala. Hal ini dilakukan demi menjaga kondusivitas, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.(ydi)

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini