INDOSNAP – Direktur Diska Consulting, Achmad Syauqi menilai bahwa munculnya nama KH. Moh Ali Makki Zaini (Gus Makki) diprediksi bisa menjadi lawan terkuat petahana, Ipuk Fiestiandani di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Banyuwangi 2024.
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan antara tanggal 22 hingga 29 Juli 2024 dengan cara wawancara tatap muka dengan sampel mencapai 500 responden tersebar di 25 kecamatan dengan penarikan sampel menggunakan teknik multi stage random sampling. Margin of error survey ini mencapai 4,4 persen dengan tingkat kepecayaan berada diangka 95 persen.
Hasil sementara nama Gus Makki muncul dengan perolehan 45,2 persen, sedangkan Ipuk Fiestiandani sebagai bakal calon bupati petahana mendapat 43,0 persen. Dan sisanya 11,8 persen tidak menjawab atau belum menentukan pilihan.
” Hasil survey kami sungguh mengejutkan, hari ini bakal calon petahana sebenarnya ada diambang kritis, jika head to head melawan Ali Makki Zaini, penantang lebih unggul dengan selisih 2,2 persen , ” ucap Achmad Syauqi dalam keterangan persnya.
Survey menunjukkan bahwa posisi elektabilitas Ipuk Fiestiandani sebagai petahana dalam kondisi kurang baik, terutama jika mengacu pada “rule of incumbent” yang idealnya berada di atas 65 persen untuk petahana.
Pengamat politik Banyuwangi ini menjelaskan bahwa survey yang dilakukan pihaknya hanya berlaku efektif satu hingga dua bulan. Sementara Pilkada banyuwangi masih akan berlangsung dalam empat bulan mendatang yakni 27 Nopember2024, sehingga hasil survey yang dipaparkan masih bisa berubah di bulan September.
” Pilkada masih sekitar 4 bulan lagi, sehingga expired survey ini hanya 1 sampai 2 bulan, artinya di awal Agustus paparan hari ini, bisa jadi September berubah lagi,” jelasnya.
Survei sebelumnya yang dilakukan pihaknya, ada tiga nama calon yang diperhitungkan, termasuk H. Sumail Abdullah. Dengan berjalannya waktu mengerucut menjadi tiga nama yang diunggulkan, yaitu Ipuk, Gus Makki, dan Gus Munib. Dari temuan survei, terlihat bahwa Gus Munib semakin jauh tertinggal dari dua calon lainnya.
” Seiring berjalannya waktu, hasil survey mengerucutkan pada dua nama tadi (Ipuk dan Gus Makki). Saya hitung head to head temuan saya cukup mengejutkan, Gus Makki elektabilitasnya unggul tipis dibandingkan nama Ipuk Fiestiandani, Kita akan melakukan survei kembali pada bulan September untuk melihat perkembangan lebih lanjut, ” ucap Achmad Syauqi mengakhiri wawancaranya.(ydi)






