INDOSNAP – Setelah hampir tiga bulan mengalami kekosongan kepengurusan pasca berakhirnya Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Karteker PCNU Banyuwangi.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya mengirimkan Surat Keputusan (SK) terbaru tentang Penunjukan dan Pengesahan Kepengurusan Definitif PCNU Banyuwangi 2025-2026.
SK tersebut ramai beredar di sejumlah WhatsApp Group. SK PBNU nomor 3584/PB.01/A.II.01.45/99/02/2025 tentang Penunjukan dan Pengesahan Kepengurusan Definitif PCNU Banyuwangi masa khidmat terbatas 2025-2026.
SK tersebut ditetapkan di Jakarta pada 8 Sya’ban 1446 H/ 7 Februari 2025 M dan ditandatangani secara elektronik oleh digdaya persuratan dan distempel digital oleh peruri tera oleh Rais Aam, KH. Miftachul Achyar; Katib Aam, KH Ahmad Said Asrori; Ketua Umum, KH.Yahya Cholil Staquf dan Sekretaris Jenderal, H.Saifullah Yusuf.
Dalam lampiran susunan kepengurusan SK tersebut sejumlah tokoh masuk dalam jajaran pengurus, Mustasyar KH. Suyuti Toha, KH.A.Hisyam Syafa’at, H.Abdullah Azwar Anas, KH.Fachruddin Manan dan KH.Zainullah Marwan.
Sementara di jajaran Syuriyah, Rais Syuriyah, KH.Masykur Ali dengan wakil Rais ada nama KH.Mudhor Atim, KH.Dr. Abdul Khaliq Syafa’at, KH.Ahmad Mistari, KH. Ahmad Marzuqi dan sejumlah kiai lainnya.
Jajaran Katib, ada KH. Ahmad Ghozali, KH.Taufiq Zarkasyi, KH.Ali Asyqin, Moh.Baston Kharisma, Moh.Saiful Wathon, dan Habib Sirojul Munir.
Jajaran Tanfidziyah, Ketua, Sunandi Zubaidi, wakil ketua Guntur Al Badri. Selain itu, juga ada Rektor UIMSYA, Dr.KH.Ahmad Munib Syafa’at, dan rektor Universitas Islam Ibrahim Genteng, Dr.H.Lukman Hakim.
Nama lain di jajaran wakil Ketua Tanfidziyah ada nama H.Nanang Nurachmadi, H.Syukron Makmun Hidayat, H.M.Riza Aziziy, Mukhlisin, Karyono dan Agus Baihaqi.
Jajaran Sekretaris ada nama, Abdul Aziz, Ilzam Nuzuli, Haikal Kafili dan Ahmad Sodiq. Sementara jajaran Bendahara ada Ahmad Turmudzi, Ramdan, Fathan Himami Hasan, Ahmad Hidayat dan H.Fauzi.
Dikonfirmasi mengenai kebenaran beredarnya SK penunjukan PCNU Banyuwangi masa terbatas 2025-2026, Sekretaris PCNU Abdul Aziz belum mengetahui beredarnya SK penunjukan PCNU Banyuwangi tersebut. “Maaf saya sedang nyetir di jalan, belum melihat WhatsApp. Yang benar yang dikirim PBNU,” tandasnya.(ydi)






