BerandaDaerahMiliki Stok 66 Ribu Ton, Bulog Banyuwangi Pastikan Ketersediaan Beras Aman untuk...

Miliki Stok 66 Ribu Ton, Bulog Banyuwangi Pastikan Ketersediaan Beras Aman untuk Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri 1446 H.

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Perum Bulog Banyuwangi memastikan bahwa stok beras dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Cabang Bulog Banyuwangi Dwiana Puspitasari saat dikonfirmasi awak media, Jum’at (28/02/2025).

“Stok cadangan CBP sangat cukup dengan jumlah 66 ribu ton,” ujar Dwiana Puspitasari

Selain beras, Bulog juga menjamin ketersediaan komoditas lain seperti beras komersial, gula, minyak, dan terigu dalam jumlah yang mencukupi.

Dia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan bahan pokok karena stok di gudang masih dalam kondisi aman.

“Selain beras, stok gula, minyak, dan terigu juga tersedia, sehingga kebutuhan masyarakat tetap bisa terpenuhi,” ucap Dwiana.

Selain itu, Bulog juga akan menggelar operasi pasar di Bulan Ramadan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

BACA JUGA:  Persiapan Musim Tanam 2024-2025 , Pemkab Banyuwangi Keringkan Sejumlah DAM Besar

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

”Kami akan aktif menggelar operasi pasar di berbagai titik strategis. Ini bertujuan untuk menekan potensi kenaikan harga dan memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelas Dwiana

Dia menambahkan, permintaan komoditas pangan di pasar mulai merangkak naik menjelang Ramadan. Diperkirakan harga juga akan naik menjelang Idul Fitri tahun ini.

Untuk memastikan keamanan bahan pokok, terutama beras, Bulog mulai gencar melakukan penyerapan gabah sesuai ketentuan pemerintah dengan harga Rp 6.500 per kilogram. Hingga Februari 2025, serapan gabah mencapai 1.900 ton.

Jumlah tersebut setara dengan 3,7 persen dari target yang telah ditetapkan. Bulog menargetkan pada tahun ini serapan gabah dari petani mencapai 18.000 ton gabah kering panen guna menjaga ketersediaan stok. (ydi)

BACA JUGA:  SK Kepengurusan Turun, PCNU Banyuwangi Masa Khidmat 2026-2031 Dilantik Besok, Mohon Doa dan Restu Masyarakat

 

- Advertisement -spot_img
spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Perum Bulog Banyuwangi memastikan bahwa stok beras dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Cabang Bulog Banyuwangi Dwiana Puspitasari saat dikonfirmasi awak media, Jum’at (28/02/2025).

“Stok cadangan CBP sangat cukup dengan jumlah 66 ribu ton,” ujar Dwiana Puspitasari

Selain beras, Bulog juga menjamin ketersediaan komoditas lain seperti beras komersial, gula, minyak, dan terigu dalam jumlah yang mencukupi.

Dia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan bahan pokok karena stok di gudang masih dalam kondisi aman.

“Selain beras, stok gula, minyak, dan terigu juga tersedia, sehingga kebutuhan masyarakat tetap bisa terpenuhi,” ucap Dwiana.

Selain itu, Bulog juga akan menggelar operasi pasar di Bulan Ramadan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

BACA JUGA:  Beragam Tumpeng Hasil Pertanian Disuguhkan di Tradisi Takir Sewu Banyuwangi

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

”Kami akan aktif menggelar operasi pasar di berbagai titik strategis. Ini bertujuan untuk menekan potensi kenaikan harga dan memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelas Dwiana

Dia menambahkan, permintaan komoditas pangan di pasar mulai merangkak naik menjelang Ramadan. Diperkirakan harga juga akan naik menjelang Idul Fitri tahun ini.

Untuk memastikan keamanan bahan pokok, terutama beras, Bulog mulai gencar melakukan penyerapan gabah sesuai ketentuan pemerintah dengan harga Rp 6.500 per kilogram. Hingga Februari 2025, serapan gabah mencapai 1.900 ton.

Jumlah tersebut setara dengan 3,7 persen dari target yang telah ditetapkan. Bulog menargetkan pada tahun ini serapan gabah dari petani mencapai 18.000 ton gabah kering panen guna menjaga ketersediaan stok. (ydi)

BACA JUGA:  Wabup Banyuwangi Pastikan Revitalisasi Pasar Banyuwangi Terus Berlanjut, Pembangunan Capai 33 Persen

 

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Perum Bulog Banyuwangi memastikan bahwa stok beras dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Cabang Bulog Banyuwangi Dwiana Puspitasari saat dikonfirmasi awak media, Jum’at (28/02/2025).

“Stok cadangan CBP sangat cukup dengan jumlah 66 ribu ton,” ujar Dwiana Puspitasari

Selain beras, Bulog juga menjamin ketersediaan komoditas lain seperti beras komersial, gula, minyak, dan terigu dalam jumlah yang mencukupi.

Dia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan bahan pokok karena stok di gudang masih dalam kondisi aman.

“Selain beras, stok gula, minyak, dan terigu juga tersedia, sehingga kebutuhan masyarakat tetap bisa terpenuhi,” ucap Dwiana.

Selain itu, Bulog juga akan menggelar operasi pasar di Bulan Ramadan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

BACA JUGA:  Wabup Banyuwangi Pastikan Revitalisasi Pasar Banyuwangi Terus Berlanjut, Pembangunan Capai 33 Persen

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

”Kami akan aktif menggelar operasi pasar di berbagai titik strategis. Ini bertujuan untuk menekan potensi kenaikan harga dan memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelas Dwiana

Dia menambahkan, permintaan komoditas pangan di pasar mulai merangkak naik menjelang Ramadan. Diperkirakan harga juga akan naik menjelang Idul Fitri tahun ini.

Untuk memastikan keamanan bahan pokok, terutama beras, Bulog mulai gencar melakukan penyerapan gabah sesuai ketentuan pemerintah dengan harga Rp 6.500 per kilogram. Hingga Februari 2025, serapan gabah mencapai 1.900 ton.

Jumlah tersebut setara dengan 3,7 persen dari target yang telah ditetapkan. Bulog menargetkan pada tahun ini serapan gabah dari petani mencapai 18.000 ton gabah kering panen guna menjaga ketersediaan stok. (ydi)

BACA JUGA:  Mulai 1 Februari 2025 Kecepatan Kereta Api di Daop 9 Jember Meningkat, Hati – Hati Melintasi Perlintasan Sebidang KA

 

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini