BerandaPemerintahanLapas Banyuwangi dan BNNK Perkuat Koordinasi Pencegahan Narkoba

Lapas Banyuwangi dan BNNK Perkuat Koordinasi Pencegahan Narkoba

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi semakin memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Langkah strategis ini ditegaskan dalam kunjungan kerja resmi Kepala BNNK Banyuwangi yang baru, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, ke Lapas Banyuwangi pada Senin (29/06/2026) kemarin.

Kunjungan perwira menengah melati tiga tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, beserta jajaran pejabat struktural. Pertemuan tatap muka ini selain sebagai momentum perkenalan diri bagi Kombes Pol. Rachmat Kurniawan selaku pimpinan baru BNNK Banyuwangi, juga ditujukan guna melanjutkan serta meningkatkan akselerasi sinergi yang selama ini telah terjalin dengan harmonis antar kedua instansi.

Kalapas Banyuwangi, Solichin, menyambut baik kedatangan Kepala BNNK beserta rombongan. Dalam keterangannya, Solichin menegaskan bahwa sebagai institusi penegak hukum dan pembinaan, Lapas Kelas IIA Banyuwangi tidak dapat berdiri sendiri. Pihaknya sangat memerlukan sinergi, komunikasi, dan koordinasi yang solid dengan berbagai instansi maupun pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

BACA JUGA:  Tunjang Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 9 Perkuat Sistem Persinyalan dan Telekomunikasi dengan Proteksi Petir dan Grounding

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan terhadap peredaran narkoba, sinergi adalah kunci utama. Kehadiran Kombes Pol. Rachmat Kurniawan sebagai Kepala BNNK yang baru memberikan energi dan semangat baru bagi kami di Lapas Banyuwangi untuk memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari narkoba (Bersinar),” ujar Solichin

Senada dengan hal tersebut, Kepala BNNK Banyuwangi Kombes Pol. Rachmat Kurniawan mengapresiasi keterbukaan dan langkah proaktif yang ditunjukkan oleh jajaran Lapas Banyuwangi. Ia menyatakan bahwa BNNK siap memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk asistensi pencegahan, pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), maupun program rehabilitasi bagi warga binaan.

“Sinergi yang baik tentu akan terus kami lakukan, karena tujuan utama nya adalah mewujudkan Banyuwangi yang bersih dari narkoba,” ucapnya.

Guna melihat secara langsung implementasi pembinaan dan kondisi riil di lapangan, Kepala BNNK didampingi Kalapas Banyuwangi berkesempatan meninjau beberapa titik kegiatan pembinaan kemandirian dan keterampilan bagi warga binaan.

BACA JUGA:  Simpan Sabu di Kemasan Skincare, Upaya Penyelundupan Barang Haram ke Lapas Banyuwangi Digagalkan

Tidak hanya itu, rombongan juga melakukan pemantauan langsung ke area blok hunian untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di dalam Lapas berjalan kondusif serta bebas dari indikasi penyalahgunaan zat terlarang.(ydi)

- Advertisement -spot_img
spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi semakin memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Langkah strategis ini ditegaskan dalam kunjungan kerja resmi Kepala BNNK Banyuwangi yang baru, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, ke Lapas Banyuwangi pada Senin (29/06/2026) kemarin.

Kunjungan perwira menengah melati tiga tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, beserta jajaran pejabat struktural. Pertemuan tatap muka ini selain sebagai momentum perkenalan diri bagi Kombes Pol. Rachmat Kurniawan selaku pimpinan baru BNNK Banyuwangi, juga ditujukan guna melanjutkan serta meningkatkan akselerasi sinergi yang selama ini telah terjalin dengan harmonis antar kedua instansi.

Kalapas Banyuwangi, Solichin, menyambut baik kedatangan Kepala BNNK beserta rombongan. Dalam keterangannya, Solichin menegaskan bahwa sebagai institusi penegak hukum dan pembinaan, Lapas Kelas IIA Banyuwangi tidak dapat berdiri sendiri. Pihaknya sangat memerlukan sinergi, komunikasi, dan koordinasi yang solid dengan berbagai instansi maupun pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

BACA JUGA:  Raker Bahas KUA-PPAS APBD Tahun 2025, Komisi I DPRD Banyuwangi Soroti Serapan Anggaran OPD Mitra Kerja

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan terhadap peredaran narkoba, sinergi adalah kunci utama. Kehadiran Kombes Pol. Rachmat Kurniawan sebagai Kepala BNNK yang baru memberikan energi dan semangat baru bagi kami di Lapas Banyuwangi untuk memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari narkoba (Bersinar),” ujar Solichin

Senada dengan hal tersebut, Kepala BNNK Banyuwangi Kombes Pol. Rachmat Kurniawan mengapresiasi keterbukaan dan langkah proaktif yang ditunjukkan oleh jajaran Lapas Banyuwangi. Ia menyatakan bahwa BNNK siap memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk asistensi pencegahan, pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), maupun program rehabilitasi bagi warga binaan.

“Sinergi yang baik tentu akan terus kami lakukan, karena tujuan utama nya adalah mewujudkan Banyuwangi yang bersih dari narkoba,” ucapnya.

Guna melihat secara langsung implementasi pembinaan dan kondisi riil di lapangan, Kepala BNNK didampingi Kalapas Banyuwangi berkesempatan meninjau beberapa titik kegiatan pembinaan kemandirian dan keterampilan bagi warga binaan.

BACA JUGA:  Dorong Produktivitas Pertanian dan Antisipasi Kekeringan Jelang Musim Kemarau, Bupati Banyuwangi Resmikan Rumah Pompa

Tidak hanya itu, rombongan juga melakukan pemantauan langsung ke area blok hunian untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di dalam Lapas berjalan kondusif serta bebas dari indikasi penyalahgunaan zat terlarang.(ydi)

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi semakin memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Langkah strategis ini ditegaskan dalam kunjungan kerja resmi Kepala BNNK Banyuwangi yang baru, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, ke Lapas Banyuwangi pada Senin (29/06/2026) kemarin.

Kunjungan perwira menengah melati tiga tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, beserta jajaran pejabat struktural. Pertemuan tatap muka ini selain sebagai momentum perkenalan diri bagi Kombes Pol. Rachmat Kurniawan selaku pimpinan baru BNNK Banyuwangi, juga ditujukan guna melanjutkan serta meningkatkan akselerasi sinergi yang selama ini telah terjalin dengan harmonis antar kedua instansi.

Kalapas Banyuwangi, Solichin, menyambut baik kedatangan Kepala BNNK beserta rombongan. Dalam keterangannya, Solichin menegaskan bahwa sebagai institusi penegak hukum dan pembinaan, Lapas Kelas IIA Banyuwangi tidak dapat berdiri sendiri. Pihaknya sangat memerlukan sinergi, komunikasi, dan koordinasi yang solid dengan berbagai instansi maupun pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

BACA JUGA:  Petugas Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Sabu yang Diselipkan di Karet Celana Pengunjung Wanita

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan terhadap peredaran narkoba, sinergi adalah kunci utama. Kehadiran Kombes Pol. Rachmat Kurniawan sebagai Kepala BNNK yang baru memberikan energi dan semangat baru bagi kami di Lapas Banyuwangi untuk memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari narkoba (Bersinar),” ujar Solichin

Senada dengan hal tersebut, Kepala BNNK Banyuwangi Kombes Pol. Rachmat Kurniawan mengapresiasi keterbukaan dan langkah proaktif yang ditunjukkan oleh jajaran Lapas Banyuwangi. Ia menyatakan bahwa BNNK siap memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk asistensi pencegahan, pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), maupun program rehabilitasi bagi warga binaan.

“Sinergi yang baik tentu akan terus kami lakukan, karena tujuan utama nya adalah mewujudkan Banyuwangi yang bersih dari narkoba,” ucapnya.

Guna melihat secara langsung implementasi pembinaan dan kondisi riil di lapangan, Kepala BNNK didampingi Kalapas Banyuwangi berkesempatan meninjau beberapa titik kegiatan pembinaan kemandirian dan keterampilan bagi warga binaan.

BACA JUGA:  Lapas Kelas IIA Banyuwangi Berikan Remisi di Peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI, Wabup Mujiono Berikan Secara Simbolis.

Tidak hanya itu, rombongan juga melakukan pemantauan langsung ke area blok hunian untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di dalam Lapas berjalan kondusif serta bebas dari indikasi penyalahgunaan zat terlarang.(ydi)

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini