INDOSNAP – Dua kapal penangkap ikan terbakar masing masing bernama Bahtera Makmur dan Dinda Jaya mengalami kebakaran saat labuh jangkar di Dermaga Pelabuhan Masami, Kalipuro, Banyuwangi, pada Senin (2/12/2024) siang.
Penanggung Jawab Pelabuhan Perikanan Masami Tato Handoko mengatakan, pemilik kapal telah delapan bulan menitupkan kapalnya untuk sandar di pelabuhan tersebut.
“Pemiliknya orang Pekalongan. Dua kapal ini pemiliknya orang yang sama,” ucap Tato.
Menurutnya, saat kebakaran terjadi, kapal dalam kondisi tak berawak. Sebab lama tak berlayar, besar kemungkinan juga kapal tak memuat ikan. Dan Tato mengaku tak mengetahui pasti penyebab kebakaran.
“Untuk penyebab pasti belum tahu. Mungkin korsleting listrik atau aktivitas di dapur,” tuturnya.
Diberitakan, dua kapal ikan terbakar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Masami di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Senin (2/11/2024).
Kebakaran diprakirakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Dua kapal tersebut posisinya bersebelahan. Api tiba-tiba muncul dari salah satu kapal dan dengan cepat membesar.
Imam, warga setempat, mengatakan, api dari satu kapal kemudian menyambar ke satu kapal lain. Api cepat malahap badan kapal yang mayoritas terbuat dari kayu.
“Awalnya kapalnya bersebelahan. Kemudian yang satu lepas talinya karena terbakar sehingga kapal mengarah ke tengah laut,” kata Imam di lokasi kapal terbakar.
Hingga pukul 14.45 WIB, api di kedua kapal belum berhasil dipadamkan. Satu kapal yang sandar di dermaga masih terus disiram oleh petugas pemadam dari daratan. Kobaran api yang besar membuat asap membumbung tinggi.
Sementara satu kapal yang berada di tengah laut Selat Bali ditangani oleh sebuah kapal pemadam. Petugas masih berjibaku untuk mengatasi kebakaran.
Ade Sucipto, Petugas Jaga KSOP Tanjungwangi mengatakan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Ia juga belum dapat memastikan apakah kapal yang terbakar termuatan atau tidak.
“Posisinya tadi kedua kapal sedang sandar di dermaga. Belum tahu apakah kosong atau bermuatan,” ucapnya.***






