INDOSNAP – Jika sebelumnya hanya dua partai politik yakni Partai Nasdem dan Partai Gerindra yang telah memberi rekomendasi kepada calon Bupati Banyuwangi petahana. Kali ini nama Ipuk Fiestiandani dipastikan kembali mendapatkan surat rekomendasi dari dua partai besar, PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.
Dengan rekomendasi dari empat parpol besar ini, Ipuk Fiestiandani dapat melenggang kembali sebagai calon Bupati Banyuwangi untuk mengikuti kontestasi Pilkada serentak pada 27 Nopember 2024 mendatang.
Pada pemilu 2024 lalu, PDI Perjuangan berhasil meraup perolehan suara dan mengamankan 11 kursi dari total 50 kursi DPRD Banyuwangi. Dengan tambahan kursi dari Partai Nasdem (7 kursi), Partai Gerindra (6 kursi) dan Partai Demokrat (7 kursi), maka partai pengusung Ipuk memiliki 31 kursi DPRD Banyuwangi atau lebih dari 20 persen.
Informasi awal rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan itu disampaikan Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah kepada sejumlah awak media di Kantor DPD PDIP Jatim.
Ketua Badan Anggaran DPR RI ini menyampaikan rekomendasi untuk Ipuk Fiestiandani tinggal menyerahkan saja. “Yang sudah turun rekomendasi ada Banyuwangi. Rekom Banyuwangi untuk istrinya Pak Azwar Anas (Ipuk),” ucap Said, Kamis (25/07/24) kemarin.
Sedangkan rekomendasi Partai Demokrat secara resmi di umumkan oleh Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono di Kantor DPP Partai Demokrat pada hari Kamis (25/07) kemarin. Dan yang menarik Ipuk Fiestiandani sebagai Bupati petahana dipasangkan dengan Sekkab Mujiono sebagai calon Wakil Bupatinya.
Sementara masih ada 3 (tiga) partai politik yang mendapatkan kursi DPRD banyuwangi di Pemilu 2024 hingga saai ini belum mengeluarkan rekomendasi resmi calon Bupati yang akan di usung dalam Pilkada 2024 yakni Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Gayung bersambut, nampaknya Ipuk Fiestiandani mulai terbuka terkait sosok bakal calon wakil bupati (cawabup) pendampingnya. Bakal calon bupati (cabup) petahana ini memastikan figur yang dipilih bukan orang baru, namun, sosok sudah terbiasa diajak bekerjasama.
Terkait figur lama atau baru, Ipuk meminta publik bersabar. Ketika dikonfirmasi apakah dari birokrasi atau elit partai, istri Menteri PANRB itu memastikan cawabup pilihannya nantinya akan menjadi mitra dalam bekerja. Termasuk pembagian tugas.
“ Untuk wakil (cawabup) tunggu waktunya. Kami tetap terbuka dengan aspirasi. Silahkan wartawan memberikan usulan,” tegasnya.
Soal deklarasi cabup, Ipuk meminta doa dari warga Banyuwangi agar proses yang dilalui bisa berjalan lancar. “ Kalau ini demi Banyuwangi, kami tidak ingin salah dalam melangkah (soal cawabup),” tutupnya.(ydi)






