BerandaDaerahSeorang Pemancing Dilaporkan Hilang Terseret Ombak di Tenggara Pantai Pulau Merah, Tim...

Seorang Pemancing Dilaporkan Hilang Terseret Ombak di Tenggara Pantai Pulau Merah, Tim SAR Banyuwangi Lakukan Pencarian

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Banyuwangi menerima laporan mengenai seorang pemancing yang diduga hilang setelah terseret ombak saat memancing di kawasan tenggara Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (15/7/2026).

Informasi kejadian diterima dari petugas lifeguard Wisata Pantai Pulau Merah, Bapak Yit, pada pukul 10.05 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, korban diketahui terseret ombak besar saat memancing pada sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban diketahui bernama Muhammad Jafar Sodiq (35), warga Dusun Sukorejo RT 02 RW 03, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi. Hingga laporan diterima, korban masih belum ditemukan sehingga keluarga dan warga meminta bantuan kepada Kantor SAR Banyuwangi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 10.24 WIB dengan estimasi tiba di lokasi pada pukul 12.40 WIB. Operasi SAR dilakukan dengan mengerahkan personel beserta peralatan pendukung untuk memaksimalkan upaya pencarian.

BACA JUGA:  Menhut Serahkan SK Persetujuan Pelepasan Kawasan Hutan untuk Warga Pancer Banyuwangi

Dalam operasi ini, Kantor SAR Banyuwangi mengerahkan tujuh personel rescue dengan dukungan satu unit Rescue Car Type II, satu set perahu karet, satu set peralatan water rescue, satu set peralatan medis lengkap, tiga unit alat komunikasi, serta satu unit drone thermal untuk membantu pemantauan area pencarian dari udara.

Operasi pencarian juga melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Banyuwangi, Polsek Pesanggaran, Koramil Pesanggaran, Lifeguard Wisata Pantai Pulau Merah, serta masyarakat sekitar. Seluruh unsur bekerja sama melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban diduga terseret ombak.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pencarian. Meski demikian, tim tetap mengutamakan aspek keselamatan personel mengingat karakteristik gelombang di kawasan Pantai Pulau Merah yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kesadaran dan Kesiapan Masyarakat, BPBD Banyuwangi Gelar Simulasi Evakuasi Tsunami

“Begitu informasi kami terima, Tim Rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan lengkap. Kami akan melaksanakan pencarian secara maksimal bersama seluruh unsur SAR gabungan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu

mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi ombak sedang tinggi,” ujar I Made Oka Astawa.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian terhadap korban masih berlangsung. Perkembangan hasil pencarian akan disampaikan secara berkala sesuai informasi resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi.(hms)

- Advertisement -spot_img
spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Banyuwangi menerima laporan mengenai seorang pemancing yang diduga hilang setelah terseret ombak saat memancing di kawasan tenggara Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (15/7/2026).

Informasi kejadian diterima dari petugas lifeguard Wisata Pantai Pulau Merah, Bapak Yit, pada pukul 10.05 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, korban diketahui terseret ombak besar saat memancing pada sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban diketahui bernama Muhammad Jafar Sodiq (35), warga Dusun Sukorejo RT 02 RW 03, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi. Hingga laporan diterima, korban masih belum ditemukan sehingga keluarga dan warga meminta bantuan kepada Kantor SAR Banyuwangi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 10.24 WIB dengan estimasi tiba di lokasi pada pukul 12.40 WIB. Operasi SAR dilakukan dengan mengerahkan personel beserta peralatan pendukung untuk memaksimalkan upaya pencarian.

BACA JUGA:  Dampak Efisiensi Anggaran, Sembilan Ruas Jalan di Banyuwangi Batal Dibangun

Dalam operasi ini, Kantor SAR Banyuwangi mengerahkan tujuh personel rescue dengan dukungan satu unit Rescue Car Type II, satu set perahu karet, satu set peralatan water rescue, satu set peralatan medis lengkap, tiga unit alat komunikasi, serta satu unit drone thermal untuk membantu pemantauan area pencarian dari udara.

Operasi pencarian juga melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Banyuwangi, Polsek Pesanggaran, Koramil Pesanggaran, Lifeguard Wisata Pantai Pulau Merah, serta masyarakat sekitar. Seluruh unsur bekerja sama melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban diduga terseret ombak.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pencarian. Meski demikian, tim tetap mengutamakan aspek keselamatan personel mengingat karakteristik gelombang di kawasan Pantai Pulau Merah yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

BACA JUGA:  Hasil Pemeriksaan Tak Kunjung Dipublikasi, Relawan GERANAT Desak Mahkamah Partai Nasdem Publikasikan Hasil Putusan Sebelum Pelantikan

“Begitu informasi kami terima, Tim Rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan lengkap. Kami akan melaksanakan pencarian secara maksimal bersama seluruh unsur SAR gabungan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu

mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi ombak sedang tinggi,” ujar I Made Oka Astawa.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian terhadap korban masih berlangsung. Perkembangan hasil pencarian akan disampaikan secara berkala sesuai informasi resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi.(hms)

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas B Banyuwangi menerima laporan mengenai seorang pemancing yang diduga hilang setelah terseret ombak saat memancing di kawasan tenggara Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (15/7/2026).

Informasi kejadian diterima dari petugas lifeguard Wisata Pantai Pulau Merah, Bapak Yit, pada pukul 10.05 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, korban diketahui terseret ombak besar saat memancing pada sekitar pukul 04.30 WIB.

Korban diketahui bernama Muhammad Jafar Sodiq (35), warga Dusun Sukorejo RT 02 RW 03, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi. Hingga laporan diterima, korban masih belum ditemukan sehingga keluarga dan warga meminta bantuan kepada Kantor SAR Banyuwangi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 10.24 WIB dengan estimasi tiba di lokasi pada pukul 12.40 WIB. Operasi SAR dilakukan dengan mengerahkan personel beserta peralatan pendukung untuk memaksimalkan upaya pencarian.

BACA JUGA:  Kolaborasi Pemerintah dan Lintas Sektor, Rumah Sakit Baru di Selatan Banyuwangi Segera Terwujud

Dalam operasi ini, Kantor SAR Banyuwangi mengerahkan tujuh personel rescue dengan dukungan satu unit Rescue Car Type II, satu set perahu karet, satu set peralatan water rescue, satu set peralatan medis lengkap, tiga unit alat komunikasi, serta satu unit drone thermal untuk membantu pemantauan area pencarian dari udara.

Operasi pencarian juga melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Banyuwangi, Polsek Pesanggaran, Koramil Pesanggaran, Lifeguard Wisata Pantai Pulau Merah, serta masyarakat sekitar. Seluruh unsur bekerja sama melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban diduga terseret ombak.

Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pencarian. Meski demikian, tim tetap mengutamakan aspek keselamatan personel mengingat karakteristik gelombang di kawasan Pantai Pulau Merah yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

BACA JUGA:  Jelang Tahun Baru 2025, Aktifitas Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Terpantau Ramai Lancar.

“Begitu informasi kami terima, Tim Rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan lengkap. Kami akan melaksanakan pencarian secara maksimal bersama seluruh unsur SAR gabungan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu

mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi ombak sedang tinggi,” ujar I Made Oka Astawa.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian terhadap korban masih berlangsung. Perkembangan hasil pencarian akan disampaikan secara berkala sesuai informasi resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi.(hms)

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini