INDOSNAP – Bulog Banyuwangi siap menyerap gabah dan beras dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) baru. HPP gabah kering panen (GKP) di petani menjadi Rp 6.500 per kilogram. Kemudian untuk HPP beras di gudang Bulog Rp 12.000 per kilogram.
Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwina Puspitasari mengatakan, pemerintah telah menginstruksikan Bulog untuk segera menyerap gabah setara beras sebanyak 3 juta ton guna mewujudkan swasembada pangan.
” Untuk di Bulog Banyuwangi serapan gabah dan beras tahun ini ditarget sebanyak 53.000 ton, ” ucap Dwina Puspitasari saat dikonfirmasi Media, Rabu (19/02/2025).
Dia menjelaskan bahwa harga Rp 6.500 per kilogram adalah gabah kering panen (GKP) di tingkat petani dengan kualitas kadar air maksimal 25 persen dan kadar hampa maksimal 10 persen.
” Tahun ini ada info mengembirakan dan menarik bagi petani, Harga pembelian Pemerintah atau HPPnya sekarang Rp. 6.500 GKP yakni gabah yang sudah dipotong atau di doser, dikarungi di pinggir jalan kita beli dengan HPP baru , ” jelasnya.
Bulog Banyuwangi berharap produksi padi tahun ini meningkat secara kuantitas dan kualitas serta lebih baik, sehingga Bulog dapat memaksimalkan penyerapan dari hasil petani.
Selanjutnya untuk pembelian beras petani, Bulog menerapkan standar spesifikasi yang dapat diterima atau dibeli yakni mempunyai derajat sosoh minimal 95 persen,kadar air maksimal 14 persen, butiran patah (Broken) maksimal 20 persen dan butir menir 2 persen.
” Beras yang masuk ke Bulog harus memenuhi kualitas yang telah ditentukan , ” ucapnya.
Dwina Puspitasari menambahkan, untuk saat ini stok beras yang ada digudang Bulog Banyuwangi sebanyak 62.000 ton untuk memenuhi kebutuhan pangan wilayah setempat dan NTT.(ydi)






