BerandaKriminal dan HukumBareskrim Polri Amankan Oknum Pembobol Data ASN di Badan Kepegawai Nasional, Berikut...

Bareskrim Polri Amankan Oknum Pembobol Data ASN di Badan Kepegawai Nasional, Berikut Modusnya

- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap dan mengamankan seorang guru Honorer di Banyuwangi, Jawa Timur berinisial BAG (25 tahun), yang masuk ke sistem Badan Kepegawaian Nasional (BKN) secara ilegal dan membobol data ASN.

“Pelaku mengakses darkweb dengan menggunakan TOR (The Onion Router) browser atau dengan menggunakan search engine Mozila Firefox,” ujar Kasubdit II Dittipidsiber, Komisaris Besar (Kombes) Alfis Suhaili kepada media, Kamis (26/09/2024).

Kombes. Pol. Alfis Suhaili menyampaikan, platform TOR merupakan jaringan untuk menyamarkan lalu lintas daring. Dengan platform ini, pengguna bisa menyembunyikan identitas asli saat mengakses sebuah situs web. Dengan jaringan itulah, BAG masuk ke sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Melalui platform TOR juga, guru honorer ini membobol sistem sebuah kampus dan perusahaan asal Amerika Serikat. Juga ada data perusahaan swasta dari Taiwan, Belgia, Inggris, Thailand, Afrika Selatan, India dan Hongkong.

BACA JUGA:  LSM Sorod Dampingi Korban Dugaan Penganiayaan Siswi Kelas VIII MTsN 4 Banyuwangi

Menurut Alfis, BAG memiliki pengetahuan terkait Linux, sebuah sistem operasi open-source yang bertindak sebagai penghubung antara perangkat lunak dan perangkat keras.

“Sistem ini sering digunakan oleh hacker untuk membobol atau merusak sebuah sistem elektronik dengan menggunakan tools yang sudah tersedia di dalam system operasi linux tersebut,” ujarnya.

Menurut Alfis, BAG memiliki pengetahuan terkait Linux, sebuah sistem operasi open-source yang bertindak sebagai penghubung antara perangkat lunak dan perangkat keras.

“Sistem ini sering digunakan oleh hacker untuk membobol atau merusak sebuah sistem elektronik dengan menggunakan tools yang sudah tersedia di dalam system operasi linux tersebut,” ujarnya.

Jenis Linux yang ia gunakan adalah Kali Linux. Sistem operasi open-source ini memang dirancang untuk keperluan hacking, termask untuk  pengujian penetrasi pada jaringan komputer. Untuk mendeteksi celah dari sistem elektronik yang hendak ia bobol, BAG menggunakan SQL-Map atau alat uji penetrasi sumber terbuka yang mengotomatiskan proses pendeteksian dan eksploitasi kelemahan injeksi SQL.

BACA JUGA:  Kasus Anak Berhadapan Hukum di Banyuwangi Tinggi, Di Awal Tahun 2025 Sudah Tercatat 19 Kasus.

Alfis mengatakan, pelaku mempelajari secara mandiri soal berbagai macam tools dan darkweb, tujuannya sedari awal adalah untuk mendapatkan uang. Awal mula polisi mengendus aksinya ialah saat sistem elektronik BKN terindikasi dibobol. Berdasarkan keterangan Dittipidsiber sebelumnya, BAG melakukan aksinya sejak 2021.

Hasil penyelidikan polisi, BAG  diketahui dua kali membuat akun di forum breachforums.st. Forum tersebut dikenal sebagai salah satu situs gelap (dark web) yang biasa dipakai para peretas untuk jual-beli data.

Perihal pembobolan akses sistem elektronik milik BKN, ia menggunakan akses milik salah-satu pegawai BKN yang didapat di forum  breachforums.st. BAG terdeteksi melakukan akses ilega  ke sistem elektronik BKN pada 9 Agustus 2024  dengan domain https://satudataasn.bkn.go.id.

Ia menjual data-data yang ia curi lewat situs breachforum.st. Caranya, BAG mengunggah beberapa sampel data untuk meyakinkan pembeli, jika ia memang memiliki data yang dibutuhkan. Dari penjualan data itu, ia mendapat keuntungan US$ 8.000.(ydi)

BACA JUGA:  Tim Second Fleet Quick Response Lanal Banyuwangi Tangkap Empat Orang Pengebom Ikan

 

 

 

- Advertisement -spot_img
spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap dan mengamankan seorang guru Honorer di Banyuwangi, Jawa Timur berinisial BAG (25 tahun), yang masuk ke sistem Badan Kepegawaian Nasional (BKN) secara ilegal dan membobol data ASN.

“Pelaku mengakses darkweb dengan menggunakan TOR (The Onion Router) browser atau dengan menggunakan search engine Mozila Firefox,” ujar Kasubdit II Dittipidsiber, Komisaris Besar (Kombes) Alfis Suhaili kepada media, Kamis (26/09/2024).

Kombes. Pol. Alfis Suhaili menyampaikan, platform TOR merupakan jaringan untuk menyamarkan lalu lintas daring. Dengan platform ini, pengguna bisa menyembunyikan identitas asli saat mengakses sebuah situs web. Dengan jaringan itulah, BAG masuk ke sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Melalui platform TOR juga, guru honorer ini membobol sistem sebuah kampus dan perusahaan asal Amerika Serikat. Juga ada data perusahaan swasta dari Taiwan, Belgia, Inggris, Thailand, Afrika Selatan, India dan Hongkong.

BACA JUGA:  LSM Sorod Dampingi Korban Dugaan Penganiayaan Siswi Kelas VIII MTsN 4 Banyuwangi

Menurut Alfis, BAG memiliki pengetahuan terkait Linux, sebuah sistem operasi open-source yang bertindak sebagai penghubung antara perangkat lunak dan perangkat keras.

“Sistem ini sering digunakan oleh hacker untuk membobol atau merusak sebuah sistem elektronik dengan menggunakan tools yang sudah tersedia di dalam system operasi linux tersebut,” ujarnya.

Menurut Alfis, BAG memiliki pengetahuan terkait Linux, sebuah sistem operasi open-source yang bertindak sebagai penghubung antara perangkat lunak dan perangkat keras.

“Sistem ini sering digunakan oleh hacker untuk membobol atau merusak sebuah sistem elektronik dengan menggunakan tools yang sudah tersedia di dalam system operasi linux tersebut,” ujarnya.

Jenis Linux yang ia gunakan adalah Kali Linux. Sistem operasi open-source ini memang dirancang untuk keperluan hacking, termask untuk  pengujian penetrasi pada jaringan komputer. Untuk mendeteksi celah dari sistem elektronik yang hendak ia bobol, BAG menggunakan SQL-Map atau alat uji penetrasi sumber terbuka yang mengotomatiskan proses pendeteksian dan eksploitasi kelemahan injeksi SQL.

BACA JUGA:  Satresnarkoba Polresta Banyuwangi Ungkap Peredaran Ganja 32,86 Gram; Satu Tersangka Diamankan

Alfis mengatakan, pelaku mempelajari secara mandiri soal berbagai macam tools dan darkweb, tujuannya sedari awal adalah untuk mendapatkan uang. Awal mula polisi mengendus aksinya ialah saat sistem elektronik BKN terindikasi dibobol. Berdasarkan keterangan Dittipidsiber sebelumnya, BAG melakukan aksinya sejak 2021.

Hasil penyelidikan polisi, BAG  diketahui dua kali membuat akun di forum breachforums.st. Forum tersebut dikenal sebagai salah satu situs gelap (dark web) yang biasa dipakai para peretas untuk jual-beli data.

Perihal pembobolan akses sistem elektronik milik BKN, ia menggunakan akses milik salah-satu pegawai BKN yang didapat di forum  breachforums.st. BAG terdeteksi melakukan akses ilega  ke sistem elektronik BKN pada 9 Agustus 2024  dengan domain https://satudataasn.bkn.go.id.

Ia menjual data-data yang ia curi lewat situs breachforum.st. Caranya, BAG mengunggah beberapa sampel data untuk meyakinkan pembeli, jika ia memang memiliki data yang dibutuhkan. Dari penjualan data itu, ia mendapat keuntungan US$ 8.000.(ydi)

BACA JUGA:  Kasus Anak Berhadapan Hukum di Banyuwangi Tinggi, Di Awal Tahun 2025 Sudah Tercatat 19 Kasus.

 

 

 

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

INDOSNAP – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil mengungkap dan mengamankan seorang guru Honorer di Banyuwangi, Jawa Timur berinisial BAG (25 tahun), yang masuk ke sistem Badan Kepegawaian Nasional (BKN) secara ilegal dan membobol data ASN.

“Pelaku mengakses darkweb dengan menggunakan TOR (The Onion Router) browser atau dengan menggunakan search engine Mozila Firefox,” ujar Kasubdit II Dittipidsiber, Komisaris Besar (Kombes) Alfis Suhaili kepada media, Kamis (26/09/2024).

Kombes. Pol. Alfis Suhaili menyampaikan, platform TOR merupakan jaringan untuk menyamarkan lalu lintas daring. Dengan platform ini, pengguna bisa menyembunyikan identitas asli saat mengakses sebuah situs web. Dengan jaringan itulah, BAG masuk ke sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Melalui platform TOR juga, guru honorer ini membobol sistem sebuah kampus dan perusahaan asal Amerika Serikat. Juga ada data perusahaan swasta dari Taiwan, Belgia, Inggris, Thailand, Afrika Selatan, India dan Hongkong.

BACA JUGA:  Pengadilan Negeri Banyuwangi Memvonis Agus Sudirman 8 Bulan, Terbukti Bersalah Gunakan Akte Autentik Hibah yang Dipalsukan

Menurut Alfis, BAG memiliki pengetahuan terkait Linux, sebuah sistem operasi open-source yang bertindak sebagai penghubung antara perangkat lunak dan perangkat keras.

“Sistem ini sering digunakan oleh hacker untuk membobol atau merusak sebuah sistem elektronik dengan menggunakan tools yang sudah tersedia di dalam system operasi linux tersebut,” ujarnya.

Menurut Alfis, BAG memiliki pengetahuan terkait Linux, sebuah sistem operasi open-source yang bertindak sebagai penghubung antara perangkat lunak dan perangkat keras.

“Sistem ini sering digunakan oleh hacker untuk membobol atau merusak sebuah sistem elektronik dengan menggunakan tools yang sudah tersedia di dalam system operasi linux tersebut,” ujarnya.

Jenis Linux yang ia gunakan adalah Kali Linux. Sistem operasi open-source ini memang dirancang untuk keperluan hacking, termask untuk  pengujian penetrasi pada jaringan komputer. Untuk mendeteksi celah dari sistem elektronik yang hendak ia bobol, BAG menggunakan SQL-Map atau alat uji penetrasi sumber terbuka yang mengotomatiskan proses pendeteksian dan eksploitasi kelemahan injeksi SQL.

BACA JUGA:  Kejari Banyuwangi Kembalikan Barang Bukti Puluhan Motor Berstatus Inkrah, Pemilik Bisa Ambil Tanpa Biaya

Alfis mengatakan, pelaku mempelajari secara mandiri soal berbagai macam tools dan darkweb, tujuannya sedari awal adalah untuk mendapatkan uang. Awal mula polisi mengendus aksinya ialah saat sistem elektronik BKN terindikasi dibobol. Berdasarkan keterangan Dittipidsiber sebelumnya, BAG melakukan aksinya sejak 2021.

Hasil penyelidikan polisi, BAG  diketahui dua kali membuat akun di forum breachforums.st. Forum tersebut dikenal sebagai salah satu situs gelap (dark web) yang biasa dipakai para peretas untuk jual-beli data.

Perihal pembobolan akses sistem elektronik milik BKN, ia menggunakan akses milik salah-satu pegawai BKN yang didapat di forum  breachforums.st. BAG terdeteksi melakukan akses ilega  ke sistem elektronik BKN pada 9 Agustus 2024  dengan domain https://satudataasn.bkn.go.id.

Ia menjual data-data yang ia curi lewat situs breachforum.st. Caranya, BAG mengunggah beberapa sampel data untuk meyakinkan pembeli, jika ia memang memiliki data yang dibutuhkan. Dari penjualan data itu, ia mendapat keuntungan US$ 8.000.(ydi)

BACA JUGA:  Polisi Bubarkan Remaja hendak Perang Sarung di Kecamatan Kalibaru Banyuwangi

 

 

 

- Advertisement -spot_img
spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini